Kamis, 01 Desember 2016

Materi tentang Ikhtisar



1.     Pengertian Ikhtisar
Baik ringkasan maupun ikhtisar merupakan kegiatan menyusun intisari bacaan asli. Ikhtisar seyogianya disusun setelah menghasilkan ringkasan. Ikhtisar adalah rangkuman gagasan yang dianggap penting oleh penyusun ikhtisar yang digali bacaan (Utorodewo dkk., 2004). Ikhtisiar adalah penulisan pokok-pokok masalah penulisannya tidak harus berurutan, boleh secara acak atau disajikan dalam bahasa pembuat ikhtisar tanpa mengubah tema sebuah wacana. Ikhtisiar berfungsi sebagai garis-garis besar masalah dalam sebuah wacana yang berukuran pendek atau sedang. Dalam penulisan ikhtisar, sistematika bacaan asli tidak perlu dipertahankan, tidak perlu isi bacaan secara utuh disampaikan. Penyusun ikhtisar dapat langsung mengemukakan pokok masalah dan mengetengahkan solusinya. Ilustrasiatau isi dari beberapa bab dapat dipergunakan sebagai penjelasan inti atau pokok masalah. Bagian lain yang diangap tidak penting tidak perlu disoroti (Keraf, 1994: Utorodewo dkk., 2004). Contoh ikhtisar dapat ditemukan dalam penulisan teras berita  disurat kabar, sampul belakang buku, atau kilasan berita (Utorodewo Dkk., 2004).
2.     Ciri-Ciri Ikhtisar
a.      Tidak mempertahankan urutan gagasan.
b.     Bebas mengkombinasikan kata-kata asal tidak menyimpang dari inti.
c.      Tujuannya untuk mengambil inti.
3.     Contoh Ikhtisar
Sekitar 30.000 hingga 50.000 orang berkumpul di kota Hiroshima, Jepang untuk mengenang peristiwa jatuhnya bom atom di kota itu pada tanggal 6 Agustus 1945 yang menewaskan sekitar 14.000 jiwa. Mereka bersama-sama mengheningkan cipta selama 60 detik dan melepaskan ratusan burung dara pada upacara peringatan ini. Upacara tersebut akan dilanjutkan pada hari Kamis 9 Agustus 2001 di kota Nagasaki yang 56 tahun yang lalu juga dibom oleh AS sehingga menewaskan sekitar 70.000 orang pada peringatan itu Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi meminta kepada seluruh dunia untuk menghapus senjata nuklir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar